Studi kasus - klub padel
Klub padel empat lapangan di Canggu punya sudut beton 6 × 7 m di belakang lapangan empat - gudang net dan kulkas rusak. Sembilan puluh hari setelah serah terima, sudut itu jadi tujuan setiap pemain usai bertanding.

Pemilik ingin pendapatan pasca-pertandingan tanpa mengorbankan ruang seluas satu lapangan, dan semuanya harus siap sebelum musim puncak. Syarat mati: pemain harus bisa melihat zona dari bar (rasa iri adalah pemasaran), higiene harus tahan sesi beruntun penuh keringat, dan pembangunan tidak boleh menutup klub.
Kami memagari sudut itu, mempertahankan lantai beton, dan menyusun program serapat mungkin: dua tub ganda jati menghadap dinding kaca lapangan empat, sauna cedar 6 orang merapat ke dinding belakang, shower bilas di pintu masuk (wajib sebelum masuk air), rel handuk, bangku, dan deck bengkirai yang mengikat semuanya. Kedua chiller duduk di luar garis pagar, tempat aliran udara bebas dan suaranya tidak mengganggu siapa pun.
"Bertahun-tahun kami berdebat soal lapangan kelima. Tub ini harganya sepersekian lapangan dan member tidak berhenti membicarakannya."
Ekonomi sektornya - kenapa padel memonetisasi recovery lebih cepat daripada venue mana pun - kami bedah di Boom recovery padel dan di halaman klub padel.
Rp 100 ribu per protokol walk-in, gratis di dalam tier premium. Resepsionis menjualnya saat checkout booking - tepat ketika kaki yang pegal sedang mengambil keputusan.
Pasangan main ganda nyebur bersama usai pertandingan - dingin yang sosial lebih mudah dijalani. Dua tub ganda melayani kapasitas yang sama dengan empat tub tunggal, dengan separuh jumlah chiller.
Bisa - versi starter (dua barrel, tanpa sauna) muat di 3 × 4 m dan mulai sekitar Rp 220 juta. Lihat harga.
Proyek serupa?
Ceritakan propertinya - kami balas dengan sketsa denah, daftar peralatan, dan estimasi biaya.